PEMAHAMAN JIHAD SECARA BENAR UNTUK MENANGGULANGI TERORISME DAN RADIKALISME

 

 

 

Dasa Pemikiran

 

  1. Terorisme, radikalisme,  dan aksi kekerasan lainnya sering melibatkan anak-anak remaja, seperti aksi pengeboman yang baru-baru ini terjadi, padahal mereka adalah generasi muda harapan bangsa, yang akan memegang estafet kepemimpinan masa depan.
  2. Anak remaja sangat rentan menjadi sasaran indoktrinasi terorisme dan radikalisme yang mengatasnamakan agama. Pencarian jati diri dan labilnya mental, menjadikan mereka mudah menerima tawaran, dan menetukan pilihan yang salah : menjadi orang kafir atau menjadi orang muslim sejati (kafah) dengan istisyhad (kemulyaan mati syahid, jika ia mati karena aksinya itu, maka ia yakin mendapatkan gelar syahid, dengan jaminan masuk surga).
  3. Jargon ‘isy kariman aw mut syahidan’ (hiduplah dengan mulya dan matilah dalam keadaan syahid)ini juga nampaknya sering disalah pahami sebagai landasan dalam melancarkan aksi-aksi kekerasan dalam memberantas kema’shiyatan dan kemungkaran. 
  4. Semangat jihad (berjuang membela agama Allah)  yang dimiliki oleh genersai muda adalah hal yang sangat positif, selama jihad tidak disalah pahami. Salah dalam memahami jihad merupakan suatu hal yang sangat berbahaya bagi kehidupan manusia. Seperti menghalalkan bahkan menganjurkan istisyhad dengan bom bunuh, tujuan membunuh orang-orang yang dianggap oelh mereka sebagai orang kafir, atau bersekongkol dengan orang kafir.
  5. Al-Qur’an adalah merupakan kitab suci umat Islam, sebagai pedoman hidup yang harus dipahami secara benar.
  6. Banyak hal yang menyebabkan terjadinya terorisme dan radikalisme, termasuk diantaranya adalah ketidak adilan, kamiskinan, fanatisme agama suku dan ras, idiologi serta pemahaman yang keliru terhadap nilai-nilai agama.
  7. Pemahaman yang salah terhadapa ayat-ayat al-Qur’an, terutama tentang jihad dan perang adalah salah satu penyebab terjadinya radikalisme dan terorisme. Padahal banyak ayat-ayat al-Qur’an yang menekankan toleransi dalam jihad dan da’wah. Lemah lembut dan hikmah (bijaksana) dalam menyampaikan kebenaran. Kepada umat khususnya generasi muda harus diberikan Pemahaman al-Qur’an yang  komprehensip.
  8. Agama manapun, umatnya memiliki potensi untuk melakukan radikalisme dan terorisme. Hal ini dapat terjadi disebabkan pemahaman yang salah terhadap nilai-nilai agamanya.
  9. Terlepas dari adanya rekayasa dari pihak manapun dan terlepas dari faktor-faktor yang lain, sesungguhnya potensi terjadinya pemahaman yang salah terhadap ajaran Islam dapat menyebabkan munculnya terorisme dan radikalisme di kalangan umat Islam. ini adalah hal yang realistik.
  10. Apabila hal ini tidak diakui oleh umat Islam, dan mengganggap bahwa terjadinya radikalisme dan teorisme hanya disebabkan rekayasa dan hal-hal  lain, maka tidak akan ada upaya untuk meluruskan pemahaman yang salah tersebut.

 

  1. Banyak ayat al-Qur’an dan hadits yang harus dipahami secara benar, antara lain :

        a. Ayat-ayat al-Qur’an banyak berbicara mengenai jihad dan perang, seruan     memerangi orang-orang kafir dan musyrik.

    1.  Penerapan hukum Allah, yang tidak menerapkan hukum Allah , adalah orang kafir, zhalim dan fasiq.
    2. Hadits Nabi tentang nahi munkar.
    3. Dan lain-lain

 

  1. Pemahaman al-Qur’an secara benar haruslah ditanamkan kepada generasi muda, terutama di kalangan pelajar (SMA dan sederajat). Dengan minimnya pelajaran agama di sekolah, maka potensi ke arah pemahaman yang salah terhadap ajaran Islam menjadi lebih besar.
  2. Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMA dan sederajat juga harus  diberi muatan yang cukup tentang tema-tema penting terkait jihad, toleransi, dan wawasan kebangsaan. Kemudian dilengkapi dengan silabus dan penjelasan yang komprehensip.   
  3. Kurikuum Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMA dan sederajat selama ini telah mengandung muatan tafsir al-Qur’an dengan tema-tema yang mendekati jihad, tapi nampaknya belum tersaji secara lengkap, khususnya yang terkait dengan definisi jihad yang benar dan yang salah.Wawasan kebangsaan dalam ajaran Islam. Tolernsi dan pluralitas.

Tentang FORUM STUDY ISLAM

kasih sayang
Tulisan ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s