kenapa SHALAT penting

KENAPA SHALAT PENTING BAGI MANUSIA ?

Karena Shalat akan membentuk pribadi yang baik

Hikmah shalat

1.      Ketenangan hati , sehingga tidak mudah mengeluh dan stress ketika terjadi mushibah.

2.      Melatih dan membiasakan sifat-sifat baik dan akhlak mulia, seperti  :

a.     Sabar, orang yang shalat dibiasakan taat mengikuti aturan baik sebelum shalat (syarat) atau di dalam shalat (rukun), jadi tidak langsung duduk meditasi, tidak, tetapi melalui prosedur .

b.     Teliti, orang yang shalat dilatih teliti, dalam shalat harus teliti bacaannya, perbuatannya (gerak-geriknya), jangan sampai batal shalatnya.

c.     Konsentrasi, khusyu’  baik anggauta badannya maupun hatinya, berarti melatih seseorang untuk bisa konsentrasi dan serius dalam melaksanakan suatu pekerjaan.

d.     Disiplin, disiplin  :

1)     Disiplin waktu, mengerjakan shalat pada waktunya.

2)      Disiplin tertib, shalat dilaksanakan sesuai urutannya, shalat berjama’ah tidak boleh mendahului imam.

3)     Disiplin rapih, rapih pakaian, rapih shaf (menata barisan dalam shalat berjama’ah).

4)     Disiplin kebersihan, shalat dilaksanakan dalam keadaan suci bersih.

e.     Kecerdasan spiritual akan melahirkan kecerdasan emosional dan kecerdasan social.

3.       Melatih dan membiasakan menahan dan menjauhi sifat-sifat tidak baik atau akhlak tercela, seperti  :

a.     Sombong, dengan membaca takbiratul ihram ,    الله أكبر maka menyadarkan dirinya bahwa tidak ada yang berhak sombong kecuali Allah, manusia lemah, kecil di hadapan Allah.

b.     Malas, Shalat berarti membiasakan kepada seseorang untuk rajin, melaksanakan shalat setiap waktu yang telah ditentukan, bukan seminggu sekali atau sebulan sekali, hal ini berarti membiasakan mengusir rasa malas.

c.     Egois, tidak mau bergaul, mementingkan diri sendiri. Shalat menjauhkan sifat tersebut.

4.      Shalat berarti mensyukuri ni’mat. Terutama ni’mat bentuk badan dan sehat badan.

5.      Shalat mencegah ma’shiyat, karena selalu menghadap kepada Allah swt. Tuhan yang maha kuasa, kuasa memberi ni’mat, juga kuasa memberi azab atau siksaan.

Hikmah Gerakan dalam Shalat

1.      Tenang dan khusyu’ di hadapan Allah.

2.      Membaca Surat Al-Fatihah memiliki ma,na yang sangat luas dan dalam.

3.      Meletakkan tangan dengan bersedekap, tangan kanan di atas tangan kiri, di tengah-tengan badan antara atas dan bawah, hikmahnya supaya tidak tertarik ke alam tinggi  di langit juga tidak tertarik ke bawah  bumi.

4.      Meletakkan wajah di permukaan tanah, wajah yang di anggap mulya ditempelkan di permukaan tanah, untuk menunjukkan kerendahan dirinya di hadapan Allah swt.

5.      Sujud adalah merupakan posisi yang sangat dekat kepada Allah, bila menusia merasa dekat kepada Tuhannya, maka tenang hatinya.

6.      Tahiyyat, Nabi Muhammad saw. adalah merupakan perantara agung antara Allah dan hambanya, untuk mnyampaikan risalah, membawa agama Islam, maka orang shalat membaca shalawat kepada Nabi, sebagai rasa syukur kepadanya.

7.      Bershalawat kepada nabi Ibrahim, Shalat mengajarkan menusia untuk tidak lupa bersyukur kepada orang yang berjasa kepadanya.

Hikamah Waktu Shalat

a.     Waktu subuh, Shalat pada waktu ini sangat tepat, waktu yang yang hening, dan kondisi manusia bangun dari tidur dalam keadaan segar, hati yang bersih dan pikiran yang jernih, maka dibuka dan diawali dengan komunikasi dengan Allah yang Maha memberi rizki.

b.     Waktu Zhuhur, setelah bekerja Mencari rizki selama kurang lebih 6 jam, kemudian mengahadap kepada allah dengan shalat zhuhur, untuk bersyukur kepada-Nya.

c.     Waktu ‘Ashar, setelah shalat zhuhur kemudian melanjutkan pekerjaannya dalam memenuhi kebutuhan dan kepentingannya, kala itu matahari sudah mendekati terbenam, kemudian shalat ‘Ashar.

d.     Waktu Maghrib, setelah shalat ashar masih melanjutkan pekerjaannya lagi sampai datang waktu maghrib, kemudian shalat maghrib untuk mensyukuri ni’mat Allah swt. Yang telah memberi pertolongan sehingga dapat menyempurnakan siangharinya dengan melaksanakan ibadah dan menghasilkan rizki.

e.     Waktu ‘Isya, setelah shalat maghrib, kemudian makan dan istirahat, lalu datang waktu isya’, maka melaksanakan shalat isya’ , untuk mensykuri ni’mat sehat dan ni’mat makan malam dari hasil bekerja sepanjang hari.

Hikmah Bilangan Rak’at Shalat

 

Secara umum bisa dikatakan, bahwa bilangan rak’at shalat adalah ibarat dosis atau takaran obat dari dokter bagi manusia, atau siraman air bagi tanaman, apabila kurang siraman maka tidak subur begitu juga apabila berlebihan maka akan mati.

Abdur Rohim Hasmi

Tentang FORUM STUDY ISLAM

kasih sayang
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s